1) Carilah genangan air terendah. Perhatikan kendaraan lain untuk mendeteksi kondisi jalan yang tertutup air.  Waspada lubang dan gelombang air dari kendaraan sekitar yang bisa masuk ke dalam mesin.

2) Jika memang sejak awal sudah diperhitungkan bahwa genangan tak mungkin mampu dilewati karena tinggi permukaan air yang di atas batas kemampuan mobil kita, jangan memaksakan untuk terus maju.

3) Kondisi rem dapat menjadi kurang baik sehingga perlu menjaga jarak aman pengereman dengan kendaraan lain.

4) Mengemudi dengan pelan dan konsisten melewati banjir. Gunakan posisi gigi terendah dan tidak merubah gigi (gigi “1” untuk manual dan gigi “L” untuk transmisi otomatis). Terus tekan pedal gas agar air tidak masuk ke dalam knalpot. Bila perlu memperlambat gunakan pedal rem.

5) Setelah melalui daerah banjir, sebaiknya tes sistem rem anda sebelum melaju dengan kecepatan tinggi. Rem basah dapat dikeringkan dengan sedikit menginjak pedal rem secara ringan sambil mobil melaju perlahan.

6) Apabila mobil mogok, sebaiknya tidak mencoba starter tanpa dicek dahulu oleh mekanik karena dapat merusak mesin.